Negeri Kemenyan dan Pesta Panen Ikan
Siapa sangka, daerah Tapanuli di Sumatera Utara, merupakan penghasil kemenyan terkenal di dunia pada abad ke-5 masehi
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Demi Kursi Prioritas KRL, yang Tak Terlihat Butuh Harus Buktikan Pakai Surat Sakit
Demi Kursi Prioritas KRL, yang Tak Terlihat Butuh Harus Buktikan Pakai Surat Sakit
Megapolitan
Momen Prabowo Beri Hormat ke Menterinya: Kita Siap Mati di Atas Jalan yang Benar
Momen Prabowo Beri Hormat ke Menterinya: Kita Siap Mati di Atas Jalan yang Benar
Nasional
Gubernur Luthfi Bakal Relokasi Korban Tanah Gerak di Semarang, Anggaran Masih Dibahas
Gubernur Luthfi Bakal Relokasi Korban Tanah Gerak di Semarang, Anggaran Masih Dibahas
Regional
Kejagung Pamerkan Uang Rp 11,4 Triliun, Bakal Masuk Kas Negara
Kejagung Pamerkan Uang Rp 11,4 Triliun, Bakal Masuk Kas Negara
Nasional
Hari Pertama WFH, Kantor Gubernur Sumut Sepi, Bobby: Yang Masuk Bidang Operasional Semua
Hari Pertama WFH, Kantor Gubernur Sumut Sepi, Bobby: Yang Masuk Bidang Operasional Semua
Medan
Siswa di Siak Tewas karena Senapan Meledak, Polisi: Sekolah Tak Tahu yang Dipraktikkan Korban Senjata Api
Siswa di Siak Tewas karena Senapan Meledak, Polisi: Sekolah Tak Tahu yang Dipraktikkan Korban Senjata Api
Regional
Digagalkan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, 4 Kg Sabu Diselundupkan Lewat Tas Penumpang
Digagalkan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, 4 Kg Sabu Diselundupkan Lewat Tas Penumpang
Regional
Buntut Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal, DPRD Jabar Desak SOP RSHS Bandung Diinvestigasi
Buntut Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal, DPRD Jabar Desak SOP RSHS Bandung Diinvestigasi
Regional
Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Berencana Terbitkan Perppu Tindak Pidana Ekonomi
Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Berencana Terbitkan Perppu Tindak Pidana Ekonomi
Nasional
Selama WFH, Bupati Pasuruan Ingatkan Kepala OPD Awasi Ketat Laporan Harian Kinerja ASN
Selama WFH, Bupati Pasuruan Ingatkan Kepala OPD Awasi Ketat Laporan Harian Kinerja ASN
Surabaya
Viral Pemalakan di Perlintasan Rel Rancaekek, Dua Pelaku Ditangkap
Viral Pemalakan di Perlintasan Rel Rancaekek, Dua Pelaku Ditangkap
Bandung
Bivitri Susanti Sebut Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas Delpedro Cs Ngaco
Bivitri Susanti Sebut Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas Delpedro Cs Ngaco
Regional
Wamendagri Datang, Wali Kota Bogor Tiba-tiba Minta ASN Telepon Temannya yang WFH
Wamendagri Datang, Wali Kota Bogor Tiba-tiba Minta ASN Telepon Temannya yang WFH
Megapolitan
Sahroni Ungkap Kronologi Ikut Ringkus Staf KPK Gadungan yang Memerasnya Rp 300 Juta
Sahroni Ungkap Kronologi Ikut Ringkus Staf KPK Gadungan yang Memerasnya Rp 300 Juta
Nasional
Pendangkalan Parah di Muara Cilincing, Nelayan: Dulu 5 Meter Sekarang Tak Sampai 1 Meter
Pendangkalan Parah di Muara Cilincing, Nelayan: Dulu 5 Meter Sekarang Tak Sampai 1 Meter
Megapolitan
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau